Mengawali hari pertama dengan Upacara Bendera Hari Senin, Semester Genap T.A 2025/2026.Kepala Sekolah Rakyat 27 Aceh Singkil Sampaikan Lima Arahan Menteri Sosial RI
![]() |
| Upacara Bendera SRT, Senin 5-1-2026 |
Hari Pertama Masuk Sekolah di Sekolah Rakyat Terintegrasi 27 Aceh Singkil ( Rintisan Ic Beralamatkan sementara di Islamic Center Desa Pangkalan Sulampi Kec. Suro Makmur. Senin, 5 - 1 - 2026 ). Para Siswa/i sekolah Rakyat Bersama Guru, Tenaga Kependidikan dan Staff melaksanakan Upacara di Halaman Gedung RKB Sekolah. Sebelum Upacara Anak-anak Bangun Subuh Sholat Berajamah dan Senam Pagi Sehat Ceria. Dibawah Terik matahari pagi yang cerah. anak-anak sekolah rakyat begitu disiplin,semangat Kebersamaan dan Kebangsaan mengikuti Serangkaian Upacara Bendera. Adapun Petugas di Tunjuk Berasal dari Osis siswa Jenjang SD dan SMP.
Dalam Amanat yang disampaikan Oleh Kepala Sekolah, Ridwan.M.Pd. Motivasi Para Siswa dan siswi yang sudah kembali ke Asrama disambut Oleh Wali Asrama dan Wali Asuh. Selanjutnya Pagi ini mulai mengikuti Proses Belajar mengajar Bersama Guru-guru di Sekolah pada Semester Genap T.A 2025/2026. Kemudian Menyampaikan Ada 5 Arahan dari Menteri Sosial RI Bapak Syaifullah Yusuf. Saat Pertemuan Daring Zoom Meeting Bersama Seluruh Kepala Sekolah Rakyat Rintisan. Gusmen menyampaikan diantaraya:
![]() |
| Petugas Upacara Siswi SMP SRT 27 A.Singkil |
Pertama Para
Guru dan Wali Asuh Disiplin dan Kesabaran dalam Mendidik Anak-anak Murid.
"Kesabaran yang mampu membuat orang lain mengikuti apa
yang diharapkan oleh para kepala sekolah, kesabaran yang punya dampak sehingga
bapak-ibu sekalian bisa jadi kompas moral bagi mereka yang berada di lingkungan
Sekolah Rakyat.
"Alhamdulillah, hari ini Anak-anak didik kami dan bapak-ibu sekalian, berangsur-angsur sarana-prasarana sebagian telah sampai di Sekolah kita. Seperti Buku Pelajaran Pegangan Guru, Anjungan Digital, Laptop, seragam Sekolah Jenjang SD dan SMP, dan yang lainya sudah diprogramkan.
Kedua Mari
Kita perkuat tata kelola keuangan dan tata kelola-tata kelola Sarpras yang lain
yang diperlukan. Tata kelolanya diperkuat dengan membuat regulasi, dengan
membuat SOP, Standar Operasional Prosedur dengan membuat perangkat-perangkat
yang dibutuhkan dalam rangka memperbaiki tata kelola itu, kemudian taati,
kemudian laksanakan," jelasnya.
"Catat apa yang dilakukan
dan lakukan apa yang sudah dicatat. Itu tata kelola yang baik yang seperti itu.
Nanti akan ditambah di belakangnya evaluasi atau monitoring evaluasi. Hindari
penyalahgunaan, hindari hal-hal yang multitafsir yang bisa disalahpahami,
khususnya dalam tata kelola keuangan.
Ketiga, Kepala
Sekolah menekankan kepada para Pegawai SRT 27 Aceh Singkil untuk membangun
solidaritas dengan seluruh tenaga kependidikan sebagai satu tim. Hal ini sangat
penting agar terbentuk tim yang kompak dalam mendidik siswa-siswi di Lingkungan
Asrama.
"Jadi kita tidak sedang
ingin jadi superman, tapi kita sedang membentuk superteam. Superteam untuk apa?
Untuk menjadi pemenang.Kalau kita nanti pada akhirnya menghasilkan
lulusan-lulusan di Sekolah Rakyat aceh Singkil ini yang bisa Tamat dari Jenjang
SMP bisa melanjutkan Ke sekolah Unggulan atau bisa Tamat SMA Bisa Kuliah Ke
Perguruan Tinggi. Atau Lanjut Bekerja bekerja dengan Skill dimiliki Anak-anak
kita, itulah sesungguhnya kita menjadi pemenang.
Keempat, Kita
Akan Terus menjalin hubungan yang baik dengan seluruh pihak di Sekolah Rakyat
ini Kedepan. Mulai dari Menjaga Hubungan baik dengan masyarakat sekitar
sekolah, Lingkungan Desa, Kecamatan, kepolisian, TNI, Puskesmas, hingga
pemerintah daerah.
Terakhir, Yang Kelima Pesan
Kepala Sekolah Agar Berupaya sekuat Tenaga Kepada Semua Pegawai yang ada di Sekolah Rakyat untuk
menjaga kebersihan lingkungan baik dalam maupun Luar Sekolah, serta Menjaga fasilitas
di Sekolah Rakyat, Kebersihan Tempat Ibadah, Dapur,tempat Makan anak-anak dan
memperhatikan keamanan Asrama Sekolah Rakyat.
Melakukan Mitigasi dini Sehingga
dapat mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
Memantau kondisi kelas, kondisi di manapun sehingga gerak-gerik apa yang
dikerjakan oleh siswa, oleh tenaga kependidikan bisa diawasi dengan baik.
Sehingga kita bisa memitigasi kekerasan seksual, fisik, maupun juga bullying,
maupun juga yang namanya intoleransi," pungkasnya.
Reviewed by Pak One
on
January 04, 2026
Rating:




No comments: